Sampai hari ini, mayoritas masyarakat Sabu memeluk agama Kristen Protestan. Meski demikian, sampai hari ini pula, mereka masih mempertahankan kepercayaan adat. Mereka memiliki agama adat yang disebut Agama Jingitiu. Di dalamnya terdapat para dewa atau Deo, serta tokoh gaib yang memiliki kekuatan metafisis.